Unique Wedding #4

Published 22 Maret 2012 by choiraeki

Unique Wedding

#4

Cast :

  • Cho Kyuhyun
  • Choi Rae Ki
  • Family’s Choi
  • Family’s Cho
  • Member Super Junior

Genre :

OTHER

Kyuhyun POV

Pagi yang indah. Kalian tau semalam aku tidur 1 ranjang dengan Rae Ki. Tapi tenang… kami tidak melakukan apapun. Malah aku mendapat pukulan keras di perutku. SIAL! Kenapa dia seperti Sungmin hyung. Dan asal kalian tau, ternyata Choi Rae Ki sudah memegang sabuk hitam taekwondo. CATAT! TAEK WON DO. Aku kira dia orangnya polos dan pintar, ternyata dugaanku salah.

[Flashback]

HYA! Lepaskan tanganmu sekarang CHO KYUHYUN! Dasar otak mesum!! “

Aku lalu melepaskan tanganku dari pergelangan tangannya dan Choi Rae Ki mengelus pergelangan tangannya yang aku genggam.

Berhenti mengataiku otak mesum!!

Aku capek… mari kita tidur. “

HYA! Siapa juga yang mau tidur 1 ranjang denganmu, HA! “

Lalu aku tidur dimana? “

Choi Rae Ki lalu melihat sofa panjang dekat meja belajarnya. Dan aku tau maksud dari tatapannya itu.

Aniyo. Aku tidak bisa tidur di sofa. “

Kalau gitu kau tidur di luar!! “

SIAL! Bukannya dia sudah tau kalau hari ini cuacanya dingin. Baiklah… aku kalah. Daripada aku tidur di luar dan mati kedinginan. Lebih baik aku tidur disofa dalam kamar Rae Ki. Setidaknya disini tidak begitu dingin.

Aniyo.

Joha. Aku tidur di sofa. PUAS! “

SANGAT PUAS! “

Choi Rae Ki lalu berbaring di ranjang yang menurutku… sangat hangat dengan badcover yang tebal. Sedangkan aku… tidur di sofa dengan seprei ranjang yang tipis. Aku berusaha untuk tidur dan menyamankan tubuhku di sofa. Setiap detik tubuhku terus bolak balik ke kiri dan kekanan. Aku tengok Choi Rae Ki yang tidur pulas dengan badcover yang menghangatkan tubuhnya dan aku melihat jam dinding yang menunjukkan pukul 11:15 PM. Aku terus berusaha untuk tidur dan tubuhku terus bolak balik ke kiri dan kekanan. Saat aku membalikkan tubuhku dan….

BRUUUUUUUUUKKKKKKKKKK!!!!!!!!

AAAUUUUUUUUUUUWWWWWWWWWW~ “

Choi Rae Ki kaget dengan aksiku yang jatuh dari sofa dan melihatku. HEY! Wajah apa itu, kenapa dia tertawa kecil melihatku. SIAL!

Choi Rae Ki lalu turun dari ranjangnya dan menolongku duduk di sofa sialan ini.

Gwenchanayo? “

Kau tidak lihat, HA! Pinggangku sakit akibat jatuh dari sofa. “

Kalau tidak bisa tidur di sofa, seharusnya kau bilang. “

Dia ini… pabo atau gimana. Jelas jelas tadi aku sudah mengatakan kalau aku tidak bisa tidur di sofa.

Apa pinggangmu masih sakit? “

Choi Rae Ki kemudian membalikkan tubuhku membelakanginya. Aku merasakan tangan Rae Ki menyentuh pinggangku. Aku sedikit melihat kebelakang dan Rae Ki sedang membuka lemari bawah meja belajarnya dan mengambil kotak P3K. Waahhh~ ternyata dia cekatan juga. Aku merasakan Choi Rae Ki menaruh plester dipinggangku dan rasanya… Hangat.

Gomawo Rae Ki-aa. “

Cheonmaneyo.

Sudah selesai. Plester ini akan menyembuhkan pinggangmu. “

Aku lalu membalikkan tubuhku menghadap Choi Rae Ki dan memeluknya. NAAS! Dalam hitungan detik dia memukul perutku dengan segumpal tangannya.

Bbbuuuuuuukkkk…

Aku langsung mendorong tubuh Rae Ki.

HYA! “

Sekali lagi kau memelukku. MATI KAU CHO KYUHYUN!

Asal kau tau.. aku pemegang sabuk hitam taekwondo waktu di SMA. “

MWO? Sabuk hitam? Sial! Pukulannya sakit juga. Tapi melihat ekspresinya tadi yang marah dan… pipinya memerah itu. Hahaha haa~ pasti dia malu. Choi Rae Ki kemudian berbaring diranjang membelakangiku dan aku masih duduk di sofa sambil memegang perutku yang dia bogem dengan tangannya.

Sepertinya setelah aku melayangkan tinjuku keperutmu, kau tidak akan macam-macam.

Tidurlah diranjang. Kalau kau tidur disofa, pasti kau akan terjatuh lagi dan membuatku bangun dengan suara jatuhmu itu. “

[Flashback End]

Begitulah ceritanya aku bisa 1 ranjang dengan Choi Rae Ki dan perutku… OMO~ kasihan perutku ini. Aku terus melihat wajah Choi Rae Ki yang masih tertidur pulas. Wajahnya seperti bayi yang sedang tidur… lucu. Berbeda 180 derajat dengan wajah yang tadi malam.

Hmmm~ Wangi apa ini. Sepertinya ada yang sedang memasak. Aku sekilas melihat kearah jam dinding yang menunjukkan pukul 06:25 AM.

Choi Rae In-aa, dia kan sekolah hari ini. Aku harus mengantarkannya ke sekolah. “

Aku kemudian keluar kamar dan melihat kamar Rae In yang pintunya terbuka. Aku langsung memasukkan kepalaku dan melihat kamar Rae In. dan ternyata… Kosong.

Apa dia sudah berangkat. Sepagi ini? “

Aku kembali mencium aroma masakan dari dapur. Akupun melangkah menuju dapur dan melihat Choi Rae In yang sedang memasak.

Rae In-aa.. “

Ooo… Kyuhyun oppa.

Good morning. “

Hmm~

Kau sedang memasak? “

Memangnya aku sedang terlihat apa? Mandi? “

Hehehe…

Kau memasak apa? “

Aku kemudian berdiri disamping Rae In dan melihat isi penggorengan yang terlihat Rae In sedang memasak nasi goreng.

Nasi goreng oppa.

Semalam oppa tidur dikamar Min Ho oppa? “

Ani.

Aku tidur dikamar eonniemu. “

MWO! Jadi semalam kalian tidur 1 kamar? “

Hmm~ “

1 Ranjang? “

Hmm~ “

Jadi kalian… sudah… “

HYA! Jangan berfikir yang tidak-tidak. Aku tidak mungkin melakuannya sebelum eonniemu sudah sah menjadi istriku. “

Fffiiuuuhhh~

Oya, aku tadi niatnya mau membuat 1 porsi untukku sendiri. Tapi, ini kebanyakan.

Oppa mau sarapan denganku? “

Ini tidak beracunkan? “

Ani. Kalau oppa yang memasak nah baru beracun. “

JLEBB! Kata-kata Rae In tepat mengenai perasaanku. Apa salah kalau namja tidak bisa memasak dan benci kedapur? (author : SALAH BESAR!. #langsungdijitakKyu) Tapi setidaknya aku bisa memasak air dan mie instan cup (author: GAK TANYA. #langsungdijitakKyulagi)

Duduklah dimeja makan oppa. “

Aku lalu memposisikan duduk di meja makan dan Rae In menyiapkan sepiring nasi goreng dihadapanku dan dia duduk dihadapanku sambil menyantap nasi goreng.

Enak? “

Hmm~ “ jawabku sambil mengunyak masakan Rae In.

Apa keluarga ini semua anggotanya pandai memasak? Hahahah~ kenapa tidak membuka restoran sekalian.

Rae In-aa, kau sudah mandi? “

Hmm~ “

Kenapa kau tidak membangunkan eonniemu untuk memasakkan untukmu? “

Ani.

Aku tau eonnie semalam sangat lelah. Maka dari itu aku takut membangunkannya. Bisa2 pipiku biru gara2 aku membangunkan tidurnya. “

Ahahaha haa~

Eonniemu dari depannya terlihat fenim, tapi ternyata dia sadis juga. “

Ahahaha haa~ Geurdae.

Ooo… sudah jam 06:30. Aku harus ganti bajuku dengan seragam sekolah. “

Dengan cepat Choi Rae Ki meninggalkan sarapannya yang masih tersisah sedikit dan langsung berlari keatas dan kembali turun saat setelah memakai baju seragam sekolahnya. Aku kemudian meletakkan piringku dan piring Rae In ketepat pencucian piring. Aku melihat Rae In terburu-buru memakai kaos kaki.

Aku berangkat dulu oppa.

Bye.. “

Loh… Harusnya aku mengantarmu kesekolah kan? “

Aniyo. Aku bawa mobil sendiri. “

HYA! Bukannya kau masih kelas 2 SMA. Kenapa sudah boleh memakai mobil? “

Tenanglah. Aku sudah 17 tahun, oppa. Dan aku juga sudah membuat SIM.

OK. Aku berangkat. “

Choi Rae In dengan gelagat yang masih terburu-buru kemudian keluar dari rumah. Ayolah… ini baru jam 06:30 kan? Kenapa dia terlihat terburu-buru. Bukkannya jam masuk sekolah masih jam 7?

Sudahlah. Aku langsung mengambil kunci mobil Choi Rae Ki dan mengambil tasku yang berisi buku kuliah dan pakaianku yang sengaja aku tinggal didalam mobil semalam. Aku lalu menaruh tasku di ruang TV dan menuju dapur. HEY! Sepertinya si malas itu masih tidur. Aku akan membuatkan sarapan untuknya. Hitung-hitung aku mengucapkan terimakasih pada Rae In karna sudah membuatkanku sarapan tadi. Baiklah! Aku lihat lemari atasku dan melihat sepageti. Baiklah. Aku akan memasak sepageti.

Setelah bertarung dengan bumbu-bumbu ini, akhirnya sepageti buatanku jadi.

Taaaaaaaarrrrrrrrraaa~ Sepageti ala Cho Kyuhyun. “ teriakku saat menaruh piring sepageti diatas meja makan.

Baik… saatnya membangunkan si malas itu. Aku kemudian menuju kamar Rae Ki dengan menenteng tasku. Dan lihat… SI Malas ini masih tidur. Aku kemudian menyentuh pipinya dengan jari telunjukku.

HYA! Choi Rae Ki. Apa kau tidak ada kuliah hari ini? “

Ddddrrrrrr ddddrrrr… ddddddddrrrrrrr ddddddddrrrrrrrrr…

Pesan dari siapa ini? Buka atau tidak? Buka saja lah..

From: Henry

Good morning Choi Rae Ki. Sorry semalam aku lupa memberimu jadwal untuk kuliahmu hari ini. Aku sudah mencatatkan jadwalmu di kertas, tapi aku lupa mengasihkan jadwal itu kemarin. Karna kau menghipnotisku dengan masakanmu yang enak itu. ^^

CIH! Apa dia sedang mengeluarkan gombalan? “

Choi Rae Ki, hari ini kau ada kuliah pagi jam 8 dan kau 1 kelas denganku. Nanti kita duduk bersama ya..

Bye… see you.

Sedang apa dia, HA? Mengirimi pesan singkat seperti ini. Apa dia menyukai Choi Rae Ki-aa? “

Aku kemudian menaruh HPnya sedikit keras dimeja dan membangunkan Choi Rae Ki lagi. Aaassshhhh… dasar pemalas.

CHOI RAE KI-AA!! Kau ada kuliah jam 8!! Cepat Bangun! “

Choi Rae Ki mulai terbangun dan perlahan membuka matanya.

Choi Rae Ki POV

Kenapa dia berteriak sekeras itu, Ha? Apa dia sengaja membuatku tuli?

Aku kemudian membuka mataku dan melihat wajahnya yang sudah… dekat denganku. Dalam hitungan detik aku mendorong wajahnya yang terlihat mesum itu sampai ia membentur lemariku.

Bbbbrruuuuukkk

HYA! Dasar otak mesum. Kenapa menaruh wajahmu dihadapanku? “

HYA! Kau ini yeoja, kenapa tenagamu kuat sekali, Ha. “

Kyuhyun masih duduk dilantai dan aku melihat kearah jam dinding yang menunjukkan pukul 06:55.

Aaaaaa! Aku lupa membangunkan Rae In-aa. “

Tenanglah. Dia sudah berangkat 30 menit yang lalu. “

Terus yang memasakkan sarapan paginya… jangan bilang kalau kau yang memasak. “

Ani. Dia memasak sarapannya sendiri. Bahkan dia membuatkanku sarapan juga. “

Syukurlah… Untung dongsaengku ini sudah aku latih memasak dari SMP. “

Bangun dan cepat mandi. Kau ada kuliah pagi jam 8. “

MWO? Darimana kau tau. “

Kyuhyun kemudian berdiri dan duduk dihadapanku. Dengan cepat aku langsung duduk dan sedikit menjauh darinya.

Apa kau takut kalau aku akan menerkammu, Rae Ki-aa?

Ahahaha haa~ tenanglah, aku tidak akan menerkammu sebelum kau sah jadi istriku. “

SIAPA YANG MAU JADI ISTRIMU CHO KYUHYUN!!! “

Sudahlah, jangan merusak moodku dengan teriakkanmu. Moodku hari ini sangat baik. “

Lihatlah… dia tersenyum bahagia sekali. Apa yang membuat moodnya baik, HA? Aku sama sekali TIDAK penasaran.

Kau tau, moodku hari ini sedang baik. Karna… aku dan kau… sudah…

Tidur 1 ranjang. “

Kenapa nada bicaranya dibuat-buat seperti itu saat mengatakan ‘tidur 1 ranjang’? Tunggu… dia bilang apa, tidur 1 ranjang?

HYA! CHO KYUHYUN . . . NDO! “

SIAL! Pukulanku meleset dari wajahnya. Dia sudah keburu berlari menuju kamar mandi. Pasti… Pasti mukaku merah. Kyuhyun tidak boleh melihat mukaku. Aku kemudian mengambil baju gantiku dan pergi mandi di kamar Rae In.

Kyuhyun POV

Apa amarahnya sudah mereda diluar sana? Atau dia sedang bersiap-siap untuk memukulku dengan tangannya? Ayolah… aku ingin berangkat kuliah. Aku kan juga ada jadwal pagi. Kenapa aku terjebak dikamar mandi seperti ini.

Rae Ki-aa, Mianhae! “ seruku dari kamar mandi.

Sepertinya, dia tidak ada diluar. OK, aku mulai membuka pintu kamar mandi dan mengeluarkan kepalaku dan melihat seluruh kamar. Kosong… dia kemana? Aku kemudian keluar dari kamar mandi. HEY! Jalanku seperti pencuri yang ingin mencuri barang dari kamar ini.

Krrreeekkk…

Aku lalu melihat kearah pintu dan… CHOI RAE KI. OMO~ dia sedang mengeringkan rambutnya yang panjang dihadapanku. Aroma shmpoonya juga melewati hidungku. WAEYO? Kenapa jantungku berdetak kencang, HA?

HYA! Kau sedang liat apa CHO KYUHYUN! “

Teriakkan yang keras itu seketika mengalihkan pandanganku yang semula sedang melihatnya sibuk mengeringkan ramput panjangnya dengan handuk.

An… An.. Aniyo. “

Choi Rae Ki lalu lewat didepanku dan mengambil hairdayer di laci meja. Aroma shampoonya… sangat wangi. Tunggu… kenapa jantungku berdetak lebih kencang? Aku harus periksa kedokter. Aku takut jantungku kenapa napa. Untuk menetralkan detak jantungku, aku kemudian menarik nafas dan menghembuskan kembali.

Rae Ki-aa, kau… ada… jadwal pagi. “

HEY! Kenapa aku jadi gagap seperti ini. ‘ batinku

Araseo. Kau sudah mengatakan itu sebelum kau kabur kekamar mandi. “

JLEBB! Deg deg… deg deg… Dia masih ingat. Aku kira lupa. Tapi kenapa dia belum membunuhku, malah sibuk mengeringkan rambutnya.

Tenanglah. Aku tidak akan membunuhmu. Karna aku tidak ingin masuk Koran pagi ini Cuma gara-gara aku memukul anggota Super Junior sampai tewas hanya gara-gara perkataan ‘ Karna aku dan kau sudah tidur 1 ranjang ‘. “

Aku hanya menelan air ludahku saat Rae Ki sudah selesai mengeringkan rambutnya dan melihat kearahku dengan evil. Ternyata dia bisa meniru wajah evilku. Aku akui… wajah evilnya itu sangat menyeramkan.

Choi Rae Ki POV

Aku tidak ingin merusak moodku hari ini. Ini adalah hari pertama aku masuk universitas. Jangan sampai aku merusak moodku dengan kata2nya tadi. Aku lalu mengambil tas di meja belajar dan memasukkan beberapa buku kosong kedalamnya.

Kau sudah sarapan kan?

Jadi kita langsung berangkat ke kampus. “

Tunggu. Aku tadi sudah membuatkanmu sepageti. “

Dengan cepat aku memandang Kyuhyun saat selesai meresleting tasku.

Kau memasak? Spageti? “

Waeyo?

Aku membuatkan sarapan untukmu hanya untuk membalas kebaikan dongsaengmu yang sudah memasakkan nasi goreng untukku. “

Beracunkah? “

HYA! Haaasssshhhhh… jinja jinja. Mana tega aku meracuni tunanganku sendiri, HA. Aku juga tidak ingin masuk Koran pagi ini dengan topic anggota Super Junior tega meracuni seorang ELF. “

Wajah muak. Ya… sekarang aku memasang wajah muak dan langsung keluar dari kamar. Saat aku menuju pintu, Kyuhyun tiba-tiba memegang pergelangan tanganku.

HYA! Setidaknya kau sarapan dulu. Aku sudah berusaha membuatkan sepageti untukmu. “

Kyuhyun lalu menggeretku kemeja makan dan mendudukkan tubuhku didepan… ini apa? Sepagetikah? Kenapa seperti ini penampilannya?

Makanlah. “

Kenapa aku mendapat firasat buruk melihat sepageti buatan Kyuhyun ini? Tapi dia sudah memasakkannya untukku. Baiklah… 1 sendok saja dan… Hmmm~ rasanya lumayan.

Enak? “

Lumayan. Sepagetinya… hmmm~… terlalu matang. “

Mianhae. “

Gwenchana. “

SIAL! Kenapa mengeluarkan senyuman killernya, Ha? Dia sengaja ingin membuatku mati deg degan.

Sudahlah. Kita berangkat sekarang. Aku tidak ingin telat dihari pertamaku kuliah. “

Aku dan Kyuhyun kemudian berangkat ke Universitas dan sesampainya disana kami berpisah.

>>>>>>>>

SIAL! Firasatku terbuktikan. Kalian tau, aku sekarang berada di UKS. Dan kalian tau ini semua gara-agara siapa? CHO KYUHYUN. Aku tegaskan sekali lagi… CHO KYUHYUN. Kalian pasti sudah tau kesalahannya kan? Benar. Sepageti. Kalian tau, dia itu bodoh atau apa. Kenapa dia tidak melihat kadaluarsa dari sepageti itu sebelum memasaknya. Alhasil.. si EVIL itu berhasil meracuniku. Mungkin wajahku saat ini terlihat pucat karna dari tadi aku muntah-muntah.

Choi Rae Ki-aa, kau tadi sarapan apa, ha? Kenapa kau bisa keracunan seperti ini? “ seru Lee Hye Hoon.

Lee Hye Hoon… dia adalah temanku semasa SMA sampai sekarang. Dia sangat khawatir kalau melihatku sakit. Menurutku sikapnya ini sangat berlebihan. Berbeda dengan Henry yang sedari tadi terlihat tenang disampingku.

Rae Ki, kau sarapan apa tadi pagi? “ seru Henry

Sudahlah. Kalian jangan mencemaskanku. Aku sekarang sudah agak mendingan. “

HYA! Choi Rae Ki-aa, mendingan apanya? Wajahmu masih pucat. Ya walaupun tidak sepucat tadi dan sekarang kau juga berhenti muntah-muntah. “ Sambung Lee Hye Hoon.

Choi Rae Ki, kau tau. Aku sangat mencemaskanmu. “ cetus henry sambil memegang tanganku.

Kyuhyun POV

Apa ini semua gara-gara sepageti yang aku masak tadi pagi? Aku berlari keruang UKS saat sebelumnya aku keruang kelas Choi Rae Ki dan mendapat kabar kalau Choi Rae Ki masuk ke UKS gara-gara keracunan. OK… saat ini dia berhasil membuatku panic dan berlari ke UKS. Sekarang aku sudah sampai didepan UKS. Nafasku masih tidak beraturan dan aku merasakan keringatku menetes. Aku langsung masuk kedalam dan… HEY! Pemandangan macam apa ini? Bocah itu… berani sekali menyentuh tangan Choi Rae Ki.

Choi Rae Ki, kau tau. Aku sangat mencemaskanmu. “ cetus bocah yang seingatku bernama Henry.

CIH! Adengan macam apa ini? Kenapa Choi Rae Ki tidak melayangkan tinjunya kewajah bocah itu. Itu yang sangat aku inginkan saat ini.

Kyuhyun sunbae. “ seru teman Rae Ki yg aku tidak ketahui siapa namanya.

Choi Rae Ki dan Henry langsung menatap kearahku. Aku melihat tangan Choi Rae Ki perlahan melepaskan genggaman tangan Henry.

Kyuhyun hyung, kenapa kau kesini? “

SIAL! Pertanyaan bocah ini membuatku bingung untuk menjawabnya. Pasti wajahku terlihat kebingungan saat ini. Mana mungkin aku bilang kalau aku mencemaskan Choi Rae Ki. Pasti bocah ini akan bertanya kenapa hyung mencemaskan Choi Rae Ki? Kalian ada hubungan apa? Dan bla bla bla… aku sudah terlanjur mengiyakan kepada Choi Rae Ki agar tidak mengatakan kalau aku ini tunangannya.

Henry, Gomawo sudah mencemaskanku. Tapi aku tidak apa-apa sekarang. Aku ingin pulang. “

Kau yakin Rae Ki-aa? “

Hmm~ Hye Hoon. “

Apa perlu aku mengantarmu pulang, Rae Ki? “

Aniyo Henry.

Aku pulang dengan… Kyuhyun. “

Haa~ “

Aku tadi mengirim pesan singkat ke Kyuhyun untuk mengantarkanku pulang. Bukannya kalian masih ada jadwal kuliah lagi. “

Kapan dia mengirimiku pesan singkat? Sampai sekarang saja aku tidak tau nomer HPnya dan begitu juga sebaliknya. CIH! Pandai sekali dia berbohong. ‘ batinku

Choi Rae Ki perlahan turun dari tempat tidur dan aku langsung membantunya sambil membawa tasnya. Sepertinya dia masih lemas. Kenapa tidak istirahat saja di UKS? Yeoja babo!

Gamsahabnida kalian sudah mencemaskanku. Gamsahabnida Hye Hoon. Thanks you Henry. “

Choi Rae Ki POV

Kyuhyun memapah tubuhku yang sedikit lemas menuju mobil dan memasangkan sabuk pengaman ketubuhku.

Kau masih terlihat lemas, kenapa kau pulang HA? “

Kalau aku masih disitu, Henry akan bertanya terus. Kau juga tadi tidak menjawab pertanyaan Henry kan. Ekspresi wajahmu yang kebingungan mau menjawab apa terlihat jelas. Maka dari itu aku angkat suara dan meminta pulang. “

Kyuhyun hanya menutup pintu mobil dan duduk di kursi pengemudi dan memasang sabuk pengaman.

Dasar yeoja babo. “

Lirih Kyuhyun tapi aku mendengarnya dengan jelas. Dalam perjalanan pulang, Hp Kyuhyun berbunyi. Sekilas aku melihat layar HPnya yang tertulis Leeteuk hyung calling..

Nde Leeteuk hyung.

Aku sedang dijalan.

MWO?

Hmm~ Nde. “

Kyuhyun lalu menutup telp dari Leeteuk.

Rae Ki-aa, bisakah kita mampir ke dorm sebentar? “

Hmm~ Kau yang mengemudi. Terserah kau mau membawa kemana mobil ini. “

Gomawo. “

>>>>>>

#Dorm Suju

Kyuhyun POV

Betapa terkejutnya saat tau yang membukakan pintu adalah… Choi Siwon.

SIAL! Pasti Choi Rae Ki tersenyum lebar. Pasti… mana ada yeoja yang tidak tertarik dengannya.

Kyuhyun-aa, kau datang juga ke dorm. Kau kemana saja ha, tidak pernah main ke dorm. “

Nde, Siwon hyung.“

HEY! Kenapa Siwon hyung menatap kearah Choi Rae Ki?

Kyuhyun-aa, nugu? “

Annyeonghaseo. Joneun Choi Rae Ki imnida. Dangsineun… hmm~… “

Yeoja ini tunanganku. “

MWO? Kau sudah bertunangan? Kenapa tidak memberitau kami, Ha? “

Haa~ “ lirih Rae Ki

Mianhae, Siwon hyung. “

Aku langsung membawa Choi Rae Ki masuk kedalam dorm dan mendudukkan di sofa ruang tamu.

Kau duduk disini. Aku akan menjenguk Sungmin hyung dan setelah itu kita pulang.

Tempat ini sangat berbahaya untukmu. “

Apa maksudmu tempat ini sangat berbahaya? “

Uuwwwwoooooooowwwww… Kenapa si monkey yadong SuJu berdiri dibelakangku? Sejak kapan?

Kyuhyun-aa, kau membawa yeoja ke dorm? “

Dengan cepat aku langsung menutupi tubuh Rae Ki dengan berdiri didepan Rae Ki.

HYA! Menyingkirlah. Aku ingin melihat wajah yeoja itu. “

Dia tunanganku. Kalau kau melihatnya… KAU AKAN MATI. “

Bbbuukkk…

Agedan apa-apan ini, kenapa si monkey itu menyingkirkanku. Untung aku jatuh di sofa bukan dilantai. Wajah tampanku ini terselamatkan.

Kau siapa? Apa benar kau tunangannya dari bocah ini? “ seru Eunhyuk

“ … Nnnn… Nde. Joneun Choi Rae Ki imnida. “

JINJAYO!!!!!!!! “

Lagi lagi wajah innocentnya keluar.

TEUKI HYUNG!!!!! PPALIII!! KYUHYUN MEMBAWA TUNANGANNYA KESINI!!! “

SIAL! Kenapa Monkey teriak? Gomawo monkey jelek dan yodong, kau berhasil mengumpulkan hyungdeul di ruang tamu dan semua pasang mata melihat kearah Choi Rae Ki.

Choi Rae Ki POV

Sungguh! Aku tidak bisa bergutik. Semua pasang mata sekarang sedang melihat kearahku. Seperti maling yang baru tertangkap basah mencuri. Awalnya aku senang bisa bermain ke dorm SuJu. Karna secara otomatis aku bisa melihat Lee Sungmin, si Prince Pink. Dan aku bisa menebak situasi ini.

Sungmin hyung, kau sepertinya tidak sakit. “ Seru Kyuhyun

Haa~ aku baik-baik saja, Kyu. “

Teukkie hyung, kau berbohong padaku? “

Mianhae. Entah kenapa aku merindukanmu, Kyu. Makanya aku tadi menelfonmu dan mengatakan kalau Sungmin sakit parah. Hanya dengan cara itu kau dengan cepat menuju kesini dan terbukti kan kau langsung ke dorm. “

Bingo! “

Kau… benar tungannya Kyuhyun-aa? “ seru Yesung

CHO KYUHYUN… AWAS KAU. MATI! KAU TIDAK MENEPATI JANJIMU! ‘ batinku

Hmmm~… nde, Yesung oppa. “

Sejenak suasana menjadi hening dan…

CHUKKAE!! “

Seru Yesung sambil tepuk tangan dan sisusul dengan tepuk tangan seluruh member Super Junior. Kalian terlihat sangat senang? Kenapa disini tidak ada yang mengerti kesedihanku?

Perkenalkan dirimu pada kami. “ seru Donghae

Aku perlahan berdiri dan menatap mereka semua. Kecuali CHO KYUHYUN.

Annyeonghaseo oppadeul. Joneun Choi Rae Ki-imnida. Je naineun 19sal imnida. Bangabseumnida. “

Aku kemudian membungkukkan tubuhku dan kembali duduk.

Kau masih muda ternyata. Usiamu saja 19 tahun.

YAA! Cho Kyuhyun, kau akan segera menikah dengan bocah ini. “ seru Eunhyuk

HEY! Siapa yang bocah ha? ‘ batinku

Choi Rae Ki-ssi, wajahmu terlihat pucat. Apa kau sakit? “

Tanpa seijinku, Sungmin langsung menaruh telapak tangannya ke keningku mencoba mengecek aku panas aku tidak. Jantungku? Kenapa jadi tidak beraturan seperti ini saat Sungmin menyentuk keningku.

Kau tidak panas, kenapa wajahmu pucat? “

Mw… mwo?

Aku sedikit tidak enak badan, oppa. “

Kyuhyun POV

Sungmin hyung, jahat sekali kau. Didepan mataku kau beraninya menyentuh Choi Rae Ki. Kau sungguh keterlaluan. Aku disini Sungmin hyung… apa kau tidak melihatku. Tega sekali kau… Bahkan, saat wajahku pucat Sungmin hyung tidak memegang keningku. Hanya bertanya tentang kondisiku.

Pasti… dia dalam hati tersenyum lebar saat telapak tangan Sungmin hyung mendarat dikeningnya.

Sungmin hyung, hati-hati… si Evil sedang melihat kelakuanmu saat hyung menyentuh kening tunangannya. “

Uuuwwoooo… aku tidak sadar kalau Wookie duduk disampingku dan melihatku saat Sungmin hyung melakukan adegan yang membuatku panas.

Ahahaha haa~ jinjayo, Kyu?

Tenanglah… aku tidak akan merebut tunanganmu yang manis ini. “

Mwo? Manis? Sedikit manis tepatnya. Diluarnya saja manis, didalamnya… pahit. Sama sepertimu hyung. Diam diam dia menguasai beladiri sepertimu dan mendapat sabuk hitam.

Author POV

Mereka akhirnya berbincang-bincang dengan santai di ruang tamu. Kehadiran Choi Rae Ki sebagai tunangannya Cho Kyuhyun disambut dengan gembira dan hangat oleh member Super Junior yang lain. Dengan mendadak, mereka mengadakan pesta kecil-kecilan untuk merayakan pertunangan Kyuhyun.

>>>>>> TO BE CONTINNUED <<<<<<

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: